Pesan 5 unit++, Diskon ga habis-habis! 📢
point of sales adalah
point of sales adalah

Mengenal Sistem dari Aplikasi Point of Sales untuk Bisnis

Apa yang kamu pikirkan tentang POS? Apakah sebuah sistem yang bisa melacak dan merekam semua data yang masuk berupa format hasil yang rapi? atau mempermudah para pemilik usaha mengelola keluar masuknya uang?

Kita cari tau bersama bagaimana bisnis dapat melacak penjualan, mengelola inventaris, dan memproses transaksi pembayaran hanya dari POS dengan lebih efisien dan akurat.

Yuk, mari kita pelajari lebih lanjut tentang sistem POS dan manfaatnya!

Apa itu Point of Sales?

Point of Sales atau POS adalah perangkat yang digunakan untuk memproses transaksi oleh pelanggan retail. Sistem POS tersebut digunakan untuk mempermudah proses penjualan dan pengelolaan inventaris di sebuah bisnis.

Mudahnya, POS seperti halnya mesin kasir yang menjadi salah satu dari jenis POS.

Sistem POS bekerja dengan menggunakan perangkat lunak khusus dan perangkat keras seperti komputer, printer dan scanner barcode.

Berbeda dengan mesin kasir karena fungsinya hanya untuk menerima transaksi berupa cash/tunai, namun dengan terminal POS elektronik ini tidak hanya bisa menerima cash saja melainkan juga dapat digunakan agar kartu kredit (Credit Card) dan kartu debit dapat diproses.

POS berupa perangkat fisik di titik pembayaran yang ada di toko berbasis web.

Nyatanya, dewasa ini perangkat lunak untuk POS kini semakin mudah dijangkau dengan beragam fitur canggih yang memungkinkan pengecer memantau inventaris dan tren pembelian, melacak keakuratan harga dan mengumpulkan data pemasaran melalui smartphone, tablet serta mesin EDC di Android dan iOS.

POIN PENTING

  • Point of sale (POS) adalah tempat di mana pelanggan melakukan pembayaran barang atau jasa dan di mana pajak penjualan dapat dibayarkan.
  • Transaksi POS dapat terjadi secara langsung atau online, dengan tanda terima yang didapatkan baik dalam bentuk cetak atau elektronik. Sedangkan yang berbasis cloud menjadi semakin populer di kalangan pedagang.
  • Sistem POS semakin interaktif, khususnya di industri Food and Beverage (FnB) serta memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan dan reservasi serta membayar tagihan secara elektronik.

Memahami Sistem Point of Sales (POS)

Point of Sale (POS) menjadi penting bagi tim marketer karena konsumen cenderung mengambil keputusan pembelian terhadap produk atau layanan dengan margin tinggi di lokasi strategis tersebut.

Secara tradisional, bisnis memasang POS di dekat pintu keluar toko untuk meningkatkan tingkat pembelian impulsif saat pelanggan pergi. Namun, lokasi POS yang berbeda-beda dapat memberikan lebih banyak peluang bagi pengecer untuk memasarkan kategori produk tertentu secara mikro dan mempengaruhi konsumen pada titik awal dalam saluran penjualan.

Misalnya, department store atau minimarket menggunakan POS untuk mengelompokkan produk individual, seperti peralatan, elektronik, makanan, minuman, sayur hingga pakaian jadi. Staf yang ditunjuk dapat secara aktif mempromosikan produk dan membimbing konsumen melalui keputusan pembelian, bukan hanya sekadar memproses transaksi. Demikian pula, format POS dapat mempengaruhi keuntungan atau perilaku pembelian, karena hal ini memberikan konsumen pilihan yang fleksibel untuk melakukan pembelian.

Di Indonesia, memang hingga per hari ini masih dalam proses pengembangan POS ini. Namun di Amerika konsep toko swalayan seperti Amazon Go telah menerapkan teknologi yang memungkinkan pembeli masuk, mengambil barang, dan keluar tanpa membayar di kasir secara instant. Hal tersebut kedepannya tentu dapat dipastikan akan merubah sistem yang ada di Point of Sales.

Selain meningkatkan kenyamanan, hal ini memungkinkan POS, loyalitas, royalti dan transaksi digabungkan yang terintegrasi menjadi satu pengalaman yang berpusat pada customer.

Manfaat Sistem Point of Sales

Sistem POS elektronik menyederhanakan operasi ritel dengan mengotomatiskan proses transaksi dan melacak data penjualan penting.

Sistem dasar point of sales mencakup mesin kasir elektronik dan hardware untuk mengoordinasikan data yang dikumpulkan dari pembelian sehari-hari. Kemudian untuk pengecer kecil, dapat juga meningkatkan fungsionalitas dengan memasang jaringan perangkat penangkap data, termasuk pembaca kartu dan pemindai kode batang.

Bergantung pada fitur pada aplikasi Point of Sales yang digunakan, pengecer dapat melacak keakuratan harga, perubahan inventaris, pendapatan kotor, dan pola penjualan. Menggunakan teknologi terintegrasi untuk melacak data membantu pengecer mengetahui perbedaan harga yang dapat menyebabkan hilangnya keuntungan atau mengganggu penjualan.

Sistem tersebut memantau inventaris dan tren pembelian agar dapat membantu pengecer menghindari masalah layanan pelanggan, seperti penjualan yang kehabisan stok, dan menyesuaikan pembelian dan pemasaran dengan perilaku konsumen.

Bayangkan jika kamu masih menggunakan mesin kasir, mulai dari report, stocking, inventory management hingga pencatatan yang dilakukan secara manual apakah akan secepat dan semudah menggunaakn POS?

Singkatnya, manfaat adanya sistem POS kamu bisa:

 1. Mempercepat proses transaksi penjualan dan pembelian dengan menggunakan metode yang efisien dan cepat
2. Meminimalisir risiko kesalahan dalam perhitungan harga dan kuantitas barang
3. Memiliki catatan yang akurat dan terperinci tentang stok barang
4. Mendapatkan laporan yang lengkap dan cepat mengenai penjualan, pengeluaran, dan keuntungan
5. Meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat waktu dalam mengelola inventaris
6. Memudahkan pengelolaan program promosi dan diskon dengan integrasi sistem POS
7. Memungkinkan integrasi dengan beragam sistem pembayaran digital
8. Menyediakan analisis dan laporan data penjualan yang membantu dalam pengambilan keputusan strategis
9. Memungkinkan pengelolaan data pelanggan untuk memperkuat hubungan dan meningkatkan pelayanan.

Dari 9 poin diatas adalah keuntungan yang didapatkan bagi pemilik usaha, namun tentu saja banyak juga keunggulan yang diperoleh untuk konsumen.

Berikut adalah keuntungan dari point of sales untuk konsumen jika kamu menggunakannya:

1. Efisiensi Proses Pembayaran

Keuntungan menggunakan point of sales (POS) bagi konsumen adalah meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam proses pembayaran.

Dengan adanya point of sales (POS), konsumen tidak perlu lagi mengeluarkan uang tunai secara langsung, karena transaksi bisa dilakukan menggunakan kartu kredit atau debit. Hal ini memudahkan konsumen untuk melakukan pembayaran dengan lebih praktis dan aman, serta mengurangi risiko kehilangan uang.

2. History Pembelian

Sistem POS juga memungkinkan konsumen untuk melihat riwayat pembelian mereka dengan mudah, karena semua transaksi tercatat secara elektronik. Hal ini bisa membantu konsumen untuk melacak pengeluaran mereka dan membuat perencanaan keuangan yang lebih baik.

3. Fleksibilitas

Selain itu, POS juga menghilangkan kebutuhan untuk membawa banyak uang tunai saat berbelanja, sehingga mengurangi risiko kejahatan seperti pencurian dan kehilangan uang secara fisik.

Dengan menggunakan POS, konsumen juga bisa mendapatkan diskon atau cashback tertentu sesuai dengan program yang ditawarkan oleh penyedia jasa pembayaran.

POS Tradisional vs POS Modern (Cloud)

Point of sale system modern / Cloud POS umumnya dapat diprogram atau memungkinkan peningkatan sebuah fitur dari software pihak ketiga sehingga sistem ini dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap usaha yang berbeda-beda.

Termasuk dalam aplikasi keuangan berbasis cloud yang semakin banyak digunakan khususnya para pedagang besar sebagai aplikasi kasir utama untuk melacak dan memproses berbagai pembelian.

Berikut perbedaan POS Tradisional vs POS Modern:

1. Akses Data

POS Tradisional adalah sistem yang menggunakan model lama seperti komputer dan printer, sedangkan POS Modern adalah sistem yang berbasis cloud yang memungkinkan akses data melalui internet. Salah satu perbedaan utama antara keduanya adalah akses data.

Pada POS Tradisional, data tersimpan dan diakses melalui hardware internal, sedangkan pada POS Modern, data tersimpan di cloud dan dapat diakses dari mana saja melalui internet.

2. Risiko Kehilangan Data

Risiko hilangnya data juga merupakan faktor yang berbeda antara kedua sistem. Pada kasir konvensional, terdapat risiko kehilangan sebuah data jika perangkat mengalami kerusakan atau kehilangan. Namun, pada POS yang modern dan kekinian, data tersebut disimpan secara terpusat di cloud sehingga risiko kehilangan data karena kerusakan perangkat jauh lebih rendah.

Meskipun demikian, risiko keamanan data menjadi lebih penting pada POS Modern, karena gencarnya serangan siber pada sistem online.

3. Biaya

Selain itu, biaya juga perlu dipertimbangkan. POS Tradisional umumnya membutuhkan pengeluaran awal yang besar untuk infrastruktur perangkat keras, seperti komputer, printer, dan server. Sedangkan, POS Modern tidak memerlukan investasi awal yang besar karena sistem berjalan di cloud dan biaya bulanan dibayarkan sebagai langganan. Namun, biaya bulanan ini tidak menutup kemungkinan akan sama dan terus meningkat sesuai dengan kebutuhan bisnis yang diperlukan.

Secara keseluruhan, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemilihan antara POS Tradisional dan POS Modern tergantung pada kebutuhan bisnis dan preferensi pemilik bisnis.

Setelah dijelaskan diatas, pelaku bisnis dapat mengatur pilihannya berdasarkan berkembangnya bisnis yang sedang dijalankan. Dengan adanya sistem yang penuh inovatif ini, manfaat yang didapatkannya pun jauh lebih banyak dengan biaya awal yang murah.

Selain yang telah dijelaskan diatas, mesin kasir online inipun memiliki keunggulan tersendiri untuk perkembangan bisnis dari segi kemudahan transaksi jual beli yang terjadi.

My Cart Close (×)

Your cart is empty
Browse Shop