bisnis usaha frozen food
bisnis usaha frozen food

Frozen Food Usaha Potensial Tahun Ini. Ga Percaya? Simak Ulasan Kami

Masih ragu membuka usaha frozen food? Laku keras kok, begini caranya.

Frozen food atau makanan beku memiliki banyak peminat di Indonesia.

Hal ini karena jenis makanan yang satu ini begitu mudah disiapkan, bahkan oleh mereka yang jarang memasak.

Artikel kali ini akan membahas tentang seluk-beluk bisnis frozen food, mulai dari cara memulainya, jenis produk yang direkomendasikan, hingga tips agar bisnis Anda sukses.

Kenapa Harus Bisnis Frozen Food?

Seperti yang sudah disebutkan pada bagian awal, frozen food punya banyak peminat di Indonesia. Hampir setiap keluarga di Indonesia pasti sudah pernah mengonsumsi frozen food atau bahkan sedang menyimpan frozen food.

Selain itu, jenis produk yang tersedia pun beragam sehingga Anda bisa mudah menentukan.

Mulai dari makanan siap saji seperti nugget dan sosis, sayur-mayur dan buah-buahan, hingga camilan seperti french fries dan otak-otak.

Jenis frozen food yang sangat variatif ini akan memudahkan Anda untuk meminimalkan kompetitor.

Bagi pemula, Anda bisa memilih sedikit variasi produk untuk memudahkan pengelolaan. Variasi produk dapat ditambah seiring berjalannya waktu.

Dengan kata lain, bisnis ini cukup menjanjikan dan menawarkan fleksibilitas bahkan dapat menyesuaikan modal yang Anda miliki, sehingga cocok bagi pemula.

Cara Memulai Bisnis Frozen Food

Berminat untuk menjalankan bisnis makanan beku ini? Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini sebagai permulaan.

usaha frozen food

1. Menentukan Produk Jualan

Saat ini, produk frozen food yang beredar di pasaran sangat variatif. Selain makanan siap saji, Anda kini bahkan bisa menemukan buah-buahan.

Ragam jenis frozen food di satu sisi memang memudahkan karena menyajikan banyak pilihan.

Namun di sisi lainnya, justru bisa membingungkan karena tak mungkin Anda menjual semua jenis frozen food yang ada di pasaran.

Triknya, coba perhatikan orang-orang di sekeliling Anda. Cari tahu jenis frozen food yang kerap mereka beli.

Dari situ, Anda bisa memperkirakan mana produk yang sebaiknya dipilih.

2. Mencari Supplier

Jika Anda sudah mengetahui jenis produk yang akan dijual, dalam bisnis ritel langkah selanjutnya adalah menemukan supplier yang tepat.

Tahap ini bisa dibilang gampang-gampang sulit. Gampang, karena sekarang sudah ada banyak sekali pemasok frozen food. Namun juga sulit, karena Anda tidak tahu pasti mana supplier yang tepercaya.

Anda bisa coba meminta rekomendasi kepada orang-orang yang sering membeli frozen food. Opsi lainnya adalah dengan mencari supplier online. Untuk memastikan keamanannya, Anda bisa cek review atau testimoninya. Bisa juga dengan membeli dalam jumlah sedikit terlebih dulu.

3. Mempersiapkan Peralatannya

Pastikan Anda sudah memiliki peralatan yang dibutuhkan untuk berjualan frozen food. Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan, namun yang terpenting adalah freezer atau pendingin.

Freezer sangat krusial dalam bisnis frozen food, bahkan tak jarang supplier mengharuskan Anda untuk memiliki peralatan tersebut sebelum bisa menjalin kerja sama. Bagaimanapun juga, tanpa freezer, makanan beku tidak akan mungkin bertahan lama.

Dalam menatanya, juga tidak terlalu berbeda dengan penataan toko serba ada.

Alat lain yang dibutuhkan adalah sealer untuk mengemas produk, plastik kemasan, hingga label yang menunjukkan identitas bisnis Anda.

4. Siapkan Modal Awal Usaha Frozen Food

Dari poin-poin sebelumnya, Anda bisa mengetahui perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk memulai bisnis frozen food.

Sebagai permulaan, Anda tidak harus menggelontorkan modal usaha frozen food dalam jumlah besar. Anda bisa memilih opsi yang lebih ramah bujet.

Misalnya, untuk freezer, pilihlah yang ukurannya kecil-sedang. Kemudian untuk supplier, pilih yang masih berada di satu kota untuk meminimalkan biaya pengiriman.

Selanjutnya, total semua biaya yang Anda butuhkan. Bandingkan dengan modal yang sudah Anda miliki.

Jika keduanya berbanding jauh, atau dengan kata lain modal Anda kurang banyak, pertimbangkan opsi yang lebih hemat.

Sebisa mungkin, hindari utang saat memulai bisnis, terlebih dalam jumlah besar.

Optimalkan sumber daya yang Anda miliki lebih dulu sebelum menimbang opsi untuk mengambil utang.

Jenis-Jenis Frozen Food yang Paling Banyak Dicari

Sudah mantap untuk memulai bisnis frozen food, tapi masih bingung mana jenis produk yang harus dipilih? Tak perlu khawatir, berikut beberapa rekomendasinya untuk Anda.

1. Otak-otak

Makanan beku yang satu ini begitu digemari karena bisa dijadikan snack maupun pendamping nasi. Rasanya gurih dengan aroma ikan dan tekstur yang kenyal. Otak-otak bisa disajikan dengan cara digoreng maupun dibakar.

2. Crab stick

Crab stick biasanya dijadikan pelengkap sup atau isian kimbap. Meski diberi nama crab stick, sebenarnya jenis frozen food yang satu ini terbuat dari daging ikan putih.

3. Nugget

Anda pasti sudah tak asing dengan frozen food yang satu ini. Nugget biasanya menjadi andalan bagi mereka yang tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan bekal atau sarapan. Penyajiannya pun praktis, cukup digoreng dan disajikan dengan saus.

4. Sosis

Sama seperti nugget, sosis pun sudah lama menjadi frozen food favorit masyarakat Indonesia. Selain karena penyajiannya yang mudah, sosis juga bisa dikreasikan menjadi aneka makanan yang menarik, mulai dari snack hingga makanan berat pun bisa.

5. Daging ham

Daging ham biasanya dijadikan isian untuk hamburger. Jika Anda ingin berbisnis frozen food dan memilih produk ini, bisa menarget pada kafe atau tempat makan yang menjual hamburger atau aneka hidangan berbahan daging ham.

6. Chikuwa

Chikuwa mirip dengan crab stick yang terbuat dari daging ikan putih. Bentuknya mirip tabung dengan lubang di bagian tengah. Frozen food yang satu ini biasanya banyak dicari oleh pemilik bisnis hot pot atau lok lok satay.

7. Scallop

Scallop frozen food berbeda dari scallop hewan laut. Makanan ini berbahan dasar daging ikan putih yang diberi tambahan bumbu. Sama seperti chikuwa, scallop juga kerap digunakan dalam hidangan hot pot atau lok lok satay.

8. Bakso

Bakso merupakan salah satu frozen food populer di Indonesia. Maka, tak heran jika makanan ini dipilih dalam bisnis frozen food. Bakso juga tergolong praktis penyajiannya dan bisa ditambahkan ke berbagai macam hidangan. 

9. French fries

French fries atau kentang goreng potong ini banyak digunakan di kafe atau restoran yang menyajikan menu western. Selain itu, konsumen rumah tangga pun kerap membeli produk ini karena praktis dan bisa menjadi karbohidrat pengganti nasi.

10. Dimsum

Rekomendasi frozen food yang terakhir adalah dimsum. Hidangan yang satu ini biasanya hadir dalam bentuk dan cita rasa yang variatif. Dimsum pun disukai banyak orang karena mudah disajikan dan cocok untuk berbagai kesempatan.

Tips Sukses Bisnis Frozen Food

Sudah menentukan produk mana yang Anda pilih untuk menjalankan bisnis frozen food? Agar bisnis Anda berkembang dengan pesat dan mendatangkan banyak keuntungan, mari simak tips berikut ini!

1. Pilih supplier tepercaya

Bisnis frozen food Anda tidak akan berjalan tanpa supplier tepercaya. Untuk itu, selektiflah dalam memilih supplier frozen food.

Jangan terburu-buru menjatuhkan pilihan. Anda bisa membuat daftar kelebihan dan kekurangan untuk setiap supplier yang Anda temukan.

Agar lebih yakin, cobalah untuk memesan dalam jumlah sedikit. Jika pelayanannya memuaskan, Anda bisa melanjutkan kerja sama. Namun, jika sebaliknya, segera cari supplier lain.

2. Selalu lakukan QC

Produk frozen food perlu disimpan hingga ada konsumen yang membeli. Terkadang, proses ini bisa memakan waktu lama hingga menurunkan kualitas frozen food.

Selain itu, bisa saja dalam proses pengiriman dari gudang supplier ke tempat Anda, produk mengalami gangguan sehingga kualitasnya berkurang.

Untuk itu, pastikan Anda selalu melakukan QC atau quality control. Sebelum menyimpan produk, periksa tampilan frozen food. Begitu pula saat produk akan dikirim, pastikan tidak ada tanda-tanda jamur atau kerusakan yang bisa merugikan konsumen.

3. Ketahui cara penyimpanan dan pengemasan produk

Poin ini sangat krusial dalam bisnis frozen food.

Dengan penyimpanan dan pengemasan yang salah, produk akan cepat rusak dan basi sehingga Anda pun berpotensi merugi. Konsumen pun enggan untuk berbelanja di tempat Anda.

Oleh karenanya, sebelum memulai bisnis, pastikan Anda sudah paham betul dengan cara menyimpan serta mengemas produk frozen food. Anda juga harus sudah menyiapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti freezer, sealer, serta mesin vacuum untuk menjaga keawetan makanan beku.

4. Manfaatkan media sosial untuk promosi

Terakhir, Anda juga harus memikirkan soal promosi. Mustahil produk Anda laku terjual tanpa melakukan promosi sama sekali.

Bagi pebisnis frozen food pemula, Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk berpromosi. Ini karena media sosial memungkinkan Anda untuk melakukan promosi tanpa memungut biaya sama sekali.

Meski gratis, jangkauan media sosial sangatlah luas sehingga Anda bisa tetap menjaring konsumen. Nanti setelah bisnis Anda sudah menghasilkan keuntungan yang besar, bisa menggunakan iklan berbayar di internet yang lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen.

Sedikit trik, cobalah untuk menawarkan produk Anda kepada orang-orang terdekat. Tidak perlu malu, siapa tahu mereka justru sedang membutuhkan produk frozen food.

Demikian pembahasan mengenai seluk-beluk bisnis frozen food. Bisnis makanan yang satu ini punya banyak peminat di Indonesia. Selain itu, jenis produk yang tersedia pun sangat beragam sehingga memudahkan Anda untuk memilih.

Supplier yang ada pun sudah semakin banyak jumlahnya dan semakin mudah diakses. Anda pun bisa segera memulai bisnis ini tanpa hambatan berarti.

Kuncinya, faktor keberhasilan usaha disini adalah jangan bersikap terburu-buru dan gegabah dalam menjatuhkan pilihan, terutama yang berhubungan dengan modal awal usaha frozen food.

Hitung segala kemungkinan yang ada agar Anda bisa menyusun strategi untuk meminimalkan dampak negatifnya.

Sekian ulasan seputar seluk-beluk bisnis frozen food. Semoga ke depannya bisnis Anda sukses dan mendatangkan untung besar. Selamat mencoba!

My Cart Close (×)

Your cart is empty
Browse Shop